Lombok Tengah | Lombok Fokus – Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan Refleksi Satu Tahun Kerja di halaman gedung DPRD setempat, Senin (20/10/2025). Acara ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus silaturahmi antara wakil rakyat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Wakil Bupati Lombok Tengah H.M. Nursiah mengapresiasi langkah Fraksi NasDem yang menghadirkan kegiatan refleksi terbuka seperti ini. Ia menilai, kegiatan tersebut menjadi contoh baik dalam membangun transparansi dan komunikasi antara DPRD dan masyarakat.
“Ini langkah yang sangat positif. Kita butuh ruang seperti ini agar masyarakat tahu apa yang sudah dan sedang dikerjakan oleh DPRD. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif semakin kuat,” ujar Nursiah.
Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Ramdan menyampaikan bahwa refleksi kinerja semacam ini penting dilakukan setiap tahun untuk memastikan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran berjalan dengan baik.
“Kegiatan refleksi bukan sekadar seremonial, tapi momentum untuk memperkuat komitmen dan menyatukan visi antara DPRD dan pemerintah daerah demi kemajuan Lombok Tengah,” kata Ramdan.
Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah yang juga Ketua Fraksi dan Ketua DPD Partai NasDem, Ahmad Syamsul Hadi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga legislatif dengan seluruh lapisan masyarakat.
“DPRD ini penyambung lidah masyarakat, bukan eksekutor. Karena itu, kolaborasi dan komunikasi yang baik sangat penting agar setiap persoalan di desa bisa tersampaikan dan dicarikan solusinya bersama,” ujarnya.
Syamsul Hadi juga mengungkapkan bahwa Fraksi NasDem telah melakukan diskusi internal mengenai rencana kerja ke depan. Salah satu gagasan yang muncul adalah pembentukan Forum Parlemen Bulanan sebagai wadah berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, akademisi, dan pemerintah desa.
“Forum ini nanti menjadi ruang terbuka bagi siapa pun yang ingin menyampaikan aspirasi atau persoalan di lapangan,” tambahnya.
Di sisi lain, ia menyoroti rendahnya tingkat literasi digital dan politik masyarakat yang cenderung lebih tertarik pada konten hiburan di media sosial ketimbang mengikuti isu-isu kebijakan publik.
“Kita ingin mendorong masyarakat agar mulai aktif dalam kegiatan parlemen dan ikut mengawasi jalannya pemerintahan. Jangan hanya jadi penonton,” tegasnya.
Meski digelar dengan logistik terbatas, acara refleksi ini disebut menjadi langkah nyata Fraksi NasDem untuk lebih dekat dengan masyarakat. Menutup sambutannya, Syamsul Hadi mengajak semua pihak menjaga komunikasi dan menyampaikan aspirasi dengan cara yang konstruktif.
“Silaturahmi dan diskusi harus terus kita jaga. Kalau ingin menyuarakan aspirasi, mari kita lakukan dengan tertib dan dalam forum yang tepat,” tutupnya.
